Inventaris & e-commerce
SKU, UPC, dan barcode: apa bedanya?
Diperbarui 7 Oktober 2026
SKU adalah kode internal yang ditentukan perusahaan. UPC/GTIN digunakan untuk identifikasi produk yang lebih luas dalam perdagangan, sedangkan barcode adalah simbol yang membuat suatu nilai dapat dipindai.
SKU
SKU dibuat oleh perusahaan dan dijaga unik di sistem internal. Kode dapat memuat huruf atau angka yang mewakili warna, ukuran, kategori, atau aturan internal lain.
UPC dan GTIN
GTIN atau UPC termasuk sistem identifikasi produk standar, berbeda dari SKU yang dapat dirancang sendiri. Penggunaan resmi memerlukan nilai yang ditetapkan dengan benar untuk produk tersebut.
Perbandingan singkat
| Konsep | Ditentukan oleh | Tujuan |
|---|---|---|
| SKU | Perusahaan | Inventaris internal |
| GTIN/UPC/EAN | Aturan GS1 / pemilik merek | Identifikasi produk dalam perdagangan |
| Barcode | Sistem / standar yang dipakai | Membuat nilai dapat dipindai |
Barcode
SKU maupun GTIN dapat direpresentasikan dengan simbol yang sesuai tujuan. Untuk SKU internal, Code 128 sering menjadi pilihan yang fleksibel.
Sumber dan standar
Informasi teknis dalam panduan ini diperiksa terhadap sumber resmi atau primer bila tersedia.